Diciptakan-untuk-Gamer,-Radeon™-RX-500-Series-Hadir-dengan-Beragam-Fitur-Unggulan!

Diciptakan untuk Gamer, Radeon™ RX 500 Series Hadir dengan Beragam Fitur Unggulan!

  • Hadirkan Peningkatan “Polaris Evolved” dengan Fokus Utama kepada Gamer
  • Rasakan Berbagai Fitur Unggulan dan Dukungan Penuh DirectX® 12 & Vulkan™ API
  • Sambut Radeon™ RX 550, Kartu Grafis Terbaru untuk Segmen HTPC!

Radeon RX 500 Series Radeon RX 500 Series

Berdasarkan survey pengguna yang dikumpulkan oleh lembaga independen pihak ketiga1 sebanyak 500 juta gamer di dunia masih menggunakan PC dengan kartu grafis yang berumur 2 tahun lebih! Bayangkan, sebagian besar kartu grafis yang digunakan pengguna tersebut memiliki performa dibawah kartu grafis Radeon™ R9 380X2.

Radeon RX 500 Series

Hal ini berakibat kepada pengguna tidak mendapat performa yang maksimal dari game yang dimainkan, berakibat kepada pengalaman bermain game pengguna yang terganggu dengan beberapa masalah seperti tearing, stuttering, lag dan berbagai masalah lainnya. Untuk itulah upgrade ke kartu grafis terbaru dibutuhkan agar mendapatkan pengalaman lebih baik.

Sambut Radeon™ RX 500, Hadirkan Peningkatan “Polaris Evolved” dengan Fokus Utama kepada Gamer!

Radeon RX 500 Series

AMD dengan bangga meluncurkan Radeon™ RX 500 dengan arsitektur “Polaris Evolved” hadirkan beberapa peningkatan dibandingkan kartu grafis generasi sebelumnya, seperti hadirkan optimalisasi sehingga hadirkan clock speed yang lebih tinggi, penggunaan daya yang lebih rendah saat penggunaan multi-monitor serta bekerjasama dengan partner untuk hadirkan desain pendingin yang lebih baik. Tidak hanya itu, Radeon™ RX 500 series juga didukung dengan berbagai fitur unggulan dan dilengkapi dengan berbagai kelebihan lainnya berikut ini!

Radeon RX 500 Series

DirectX® 12 & Vulkan™ Ready = Radeon™ RX 500 series dengan arsitektur “Polaris Evolved” telah mendukung API terkini yang digunakan oleh banyak game di masa sekarang, seperti DirectX® 12 dan Vulkan™ API yang akan hadirkan performa lebih baik dibandingkan kartu grafis generasi 2 tahun yang lalu.

Radeon RX 500 Series

Radeon RX 500 Series

Sudah Mendukung Teknologi AMD FreeSync™ : Stuttering dan Tearing adalah salah satu masalah yang sering ditemui oleh para gamer membuat game yang dimainkan kurang nyaman dikarenakan tampilan “patah-patah” yang terkadang terjadi saat bermain game. AMD hadirkan teknologi AMD FreeSync™ yang meminimalisir masalah tersebut. Radeon™ RX 500 telah mendukung fitur ini dan kini AMD bekerjasama dengan beragam vendor monitor untuk hadirkan monitor FreeSync™ dengan harga lebih terjangkau 3.

Radeon RX 500 Series

Unggul untuk Multimedia Terkini : Radeon™ RX 500 telah mendukung teknologi multimedia terkini diantaranya adalah HEVC, VP9 dan MJPEG yang telah digunakan oleh banyak layanan streaming terkemuka hingga resolusi 4K di 60 FPS dengan lancar. Ini berkat teknologi AMD HD Media Accelerator yang merupakan gabungan software dan hardware terdedikasi yang sudah diciptakan khusus untuk multimedia.

Radeon RX 500 Series

Dilengkapi Fitur Radeon Chill : AMD hadirkan juga Radeon Chill yang merupakan sebuah teknologi yang mengizinkan kartu grafis hanya me-render frame yang penting saja atau disebut juga dengan “Adaptive Rendering” yang mampu menghasilkan efisiensi daya yang lebih baik dan membuat kegiatan gaming menjadi lebih responsif dibandingkan sebelumnya4.

Radeon RX 500 Series

Fitur Radeon Chill kini juga telah mendukung berbagai macam game populer yang diantaranya adalah game eSports terkenal seperti DoTA 2 dan League of Legends yang banyak dimainkan oleh gamers dunia.

Radeon RX 500 Series

Didukung Fitur Radeon ReLive : AMD juga hadirkan fitur rekam dan streaming, Radeon ReLive, yang sudah tersedia jika Anda melakukan instalasi driver. Anda dapat merekam dan membagikan pengalaman terbaik dengan lancar saat bermain game favorit, langsung melalui perangkat lunak AMD Radeon Crimson. Tak hanya untuk streaming kegiatan Anda saat main game, Anda juga bisa merekam video lainnya seperti video tutorial penggunaan aplikasi tertentu tanpa butuh perangkat lunak tambahan.

Radeon RX 500 Series

Radeon™ RX 500 Series sendiri sudah bisa memanfaatkan fitur Radeon ReLive ini. Dibandingkan software recording pada umumnya yang menggunakan CPU, Radeon ReLive mampu menghadirkan pengalaman lebih mulus dalam rekam kegiatan game karena sudah memanfaatkan teknologi Video Codec Engine yang merupakan hardware khusus yang dioptimalkan khusus untuk kebutuhan streaming lancar.

Hadir Dalam 4 Varian untuk Beragam Segmen Gamer

Radeon RX 500 Series

AMD Radeon™ RX 500 series hadir dengan 4 varian yang dikategorikan untuk beragam segmentasi gamer saat ini. Kartu grafis Radeon™ RX 500 bisa dijadikan sebagai opsi upgrade bagi pengguna kartu grafis lawas dengan hadirkan peningkatan kinerja dalam gaming yang jauh lebih baik.

Radeon™ RX 580 : Kartu Grafis Handal Yang Sudah VR Premium Ready

Radeon RX 500 Series Radeon RX 500 Series

Radeon™ RX 580 : Berdasarkan pengujian yang dilakukan oleh pihak internal AMD, membuktikan bahwa Radeon™ RX 580 sangat unggul untuk gaming terkini. Bisa dilihat pada grafik di atas bahwa Radeon™ RX 580 mampu mencatatkan kinerja bermain game yang handal untuk game 3D populer seperti Battlefield 4, Doom, Overwatch, dan Resident Evil Biohazard di monitor resolusi 1440p dengan mudah di atas 60 FPS pada kualitas grafis tinggi5.

Radeon RX 500 Series

Tidak hanya itu Radeon™ RX 580 juga hadirkan Premium VR Ready yang siap menjalankan berbagai game Virtual Reality terkini dengan tingkat framerate tinggi di atas 100 FPS6, dimana tidak bisa dilakukan oleh kartu grafis lawas yang berumur 2 tahun lalu di tingkat harga yang sama. Dengan adanya test ini, menandakan bahwa Radeon™ RX 580 sejatinya hadir sebagai pilihan upgrade kartu grafis yang ideal untuk Anda yang menginginkan performa mumpuni dengan harga relatif terjangkau.

Radeon™ RX 570 : Bawa Pengalaman Gaming Full HD di Kualitas Terbaik

Radeon RX 500 Series Radeon RX 500 Series

Untuk gamer dengan monitor resolusi Full HD 1080p, AMD juga merilis Radeon™ RX 570 sebagai pilihan upgrade ke kartu grafis terbaru dengan harga lebih terjangkau di banding Radeon™ RX 580. Berdasarkan pengujian internal yang dilakukan oleh AMD terbukti bahwa Radeon™ RX 570 sangat ideal untuk Anda yang ingin mendapatkan pengalaman bermain game 3D populer seperti DOOM, Resident Evil Biohazard, Battlefield 1, dan Sniper Elite 4 di atas 60 FPS di kualitas grafis ULTRA pada resolusi 1080p7.

Radeon™ RX 560 : Pilihan Tepat untuk eSports Gaming Lancar 

Radeon RX 500 Series

Radeon™ RX 560 : Bagi anda pecinta eSports game yang menginginkan pengalaman bermain game online mulus tanpa hambatan dan ingin memainkan game 3D terkini hingga resolusi 1080p, maka Radeon™ RX 560 adalah pilihan yang tepat. Berdasarkan uji internal AMD, kartu grafis ini mampu hadirkan kemampuan bermain game di atas 60 FPS8 pada permainan populer terkini seperti Civilization VI, DOOM, Battlefield 1, dan Overwatch.

Radeon RX 500 Series

Tidak hanya itu, berdasarkan uji internal AMD dengan metode lainnya, terbukti Radeon™ RX 560 merupakan kartu grafis yang sangat bisa diandalkan untuk eSports gaming, mengingat pada permainan populer seperti World of Warcraft, DoTA 2, Overwatch, Counter Strike: Global Offensive & League of Legends mampu menghasilkan 99% frames9 yang dirender oleh kartu grafis hanya dalam waktu kurang dari 16.7 milidetik10! Bisa disimpulkan kartu grafis satu ini sangat cocok bagi Anda yang sangat kompetitif dan menginginkan kemenangan di setiap pertandingan melawan musuh.

Radeon™ RX 550 : Kartu Grafis Harga Terjangkau yang Hemat Daya Dengan Peningkatan Pada Pengalaman Gaming dan Produktivitas

Radeon RX 500 Series

Radeon™ RX 550 : Selama beberapa tahun terakhir, penjualan kartu grafis pada segmen menengah ke bawah sempat melesu dikarenakan kehadiran grafis terintegrasi prosessor yang hadir dengan kinerja semakin baik dari waktu ke waktu, namun grafis terintegrasi prosessor ini masih memiliki kekurangan dibandingkan kartu grafis diskrit salah satunya dalam hal memori. Untuk itulah AMD kembali menghadirkan kartu grafis super terjangkau untuk segmen ini, yakni Radeon™ RX 550 yang sangat hemat daya dan hadir dengan memori 2GB GDDR5.

Radeon RX 500 Series

Berdasarkan pengujian internal AMD, Radeon™ RX 550 mampu menghadirkan performa jauh lebih tinggi dibandingkan grafis terintegrasi prosessor serta kartu grafis dengan harga setara yang berumur 4 tahun yang lalu. Terbukti, saat memainkan game di resolusi Full HD seperti, Overwatch pada kualitas grafis High, Rocket League, DoTA 2 dan Counter Strike: Global Offensive pada kualitas grafis Ultra, kartu grafis ini mampu memainkannya dengan lancar di atas 60 FPS11!

Tidak hanya itu, Radeon™ RX 550 juga hadirkan dukungan berbagai fitur seperti teknologi AMD FreeSync™, Radeon ReLive, Radeon Chill, dan mampu memutar video 4K dengan lancar dengan teknologi 4K HEVC sehingga bisa digunakan juga sebagai kartu grafis terjangkau untuk Home Theater PC (HTPC) berkualitas tinggi!

Radeon RX 500 Series

Radeon™ RX 550 juga mendukung teknologi AMD APP Acceleration (OpenCL) yang telah didukung banyak aplikasi yang sering dipakai oleh pembuat konten professional. Berdasarkan pengujian internal oleh AMD, Radeon™ RX 550 mampu hadirkan kinerja yang lebih baik dibanding kartu grafis terintegrasi, salah satunya di aplikasi Adobe Photoshop CC dan Adobe Premiere12. Tak hanya itu, berkat teknologi Radeon Chill, konsumsi daya dan peningkatan suhu saat bermain game bisa ditekan menjadi sangat efisien layaknya saat Anda memakai grafis terintegrasi tanpa menimbulkan penalti pada performa13.

Kesimpulan

Radeon RX 500 Series

Dengan beragam fitur unggulan serta kehadiran Radeon™ RX 550 yang melengkapi semen menengah kebawah membuat Radeon™ RX 500 series menjadikan pilihan tepat bagi Anda yang menginginkan upgrade kartu grafis ke generasi terbaru demi hadirkan pengalaman bermain game lebih baik, lebih efisien dan hemat daya serta hadirkan lebih banyak fitur.

Radeon™ RX 580, RX 570 & RX 550 sendiri pada kuartal kedua 2017 sudah tersedia di berbagai toko komputer atau mall besar di Indonesia dengan kisaran harga mulai dari 3 jutaan untuk Radeon™ RX 580, di bawah 3 jutaan untuk Radeon™ RX 570 dan di bawah 2 jutaan untuk Radeon™ RX 550. Kira-kira varian mana yang akan menjadi pilihan upgrade Anda selanjutnya?

 

Catatan:

1) Berdasarkan data Jon Peddie Data (PC Gamer) digabungkan kedalam Steam Hardware Survey 2016.

2) Pengujian dilakukan oleh Lab Performa AMD 9 Maret 2017 menggunakan Intel Core i7 5960X (@3.0GHz), 16GB DDR4-2666 MHz memory, AMD display driver 17.10 & Windows 10 (64 bit). Konfigurasi PC bisa berbeda menyebabkan hasil yang berbeda pula. Game-game berikut diujikan pada 1440p: Battlefield 1 (Ultra Presets, DX12), Call of Duty: Infinite Warfare (High Quality, DX11), For Honor (High Preset, DX11), DOOM (Ultra Preset, Vulkan) dan Resident Evil 7 (Ultra Presets, DX11). The Radeon™ RX 580 (8GB) secara berurut mencetak skor 65.0,66.9,69.5,73.3, dan 74.2. Radeon™ R9 380 (4GB) secara berurut mencetak skor 43.5,43.2,40.3,45.3 dan 42.1. Semua skor adalah rata-rata FPS dan dirata-ratakan dari 3 kali percobaan menggunakan setting sama. Performa bisa berbeda jika menggunakan driver terbaru.

3) Harap hubungi pihak vendor monitor akan ketersediaan Monitor berbasis FreeSync™.

4) Pengujian dilakukan oleh Lab Performa AMD 15 Februari 2017 menggunakan Intel Core i7 6700K (@4.0GHz), 2x4GB DDR4-2666 MHz memory, AMD web driver 17.1.1 dan Windows 10 (64 bit). Perbedaan konfigurasi PC bisa menyebabkan hasil yang berbeda. Ketika menjalankan game Overwatch di 1080p menggunakan Ultra Preset, Radeon™ RX 580 (8GB) dengan Radeon Chill dinonaktifkan menghasilkan rata-rata 154.9 FPS, 16.7 milidetik latensi input, 127.8W pemakaian daya GPU, dengan temperatur GPU 83.4 derajat Celcius. Radeon™ RX 580 (8GB) dengan Radeon Chill diaktifkan mendapatkan hasil rata-rata 90.7 FPS, 6.1 milidetik latensi input, 97.7W pemakaian daya GPU, dan temperature GPU 81.3 derajat Celcius. Semua hasil merupakan hasil rata-rata dari tiga kali pengujian. Performa bisa berbeda jika menggunakan driver terbaru.

5) Pengujian dilakukan oleh Lab Performa AMD 11 April 2017 menggunakan Intel Core i7 5960X (@3.0GHz), 16GB DDR4-2666 MHz memory, AMD Display Driver 17.10 dan Windows 10 (64 bit). Perbedaan konfigurasi PC bisa menyebabkan hasil yang berbeda. Game berikut ini diujikan pada 1440p: Battlefield 1 (Ultra Presets, DX12), Overwatch (Ultra Preset, DX11), Resident Evil 7 (Ultra Presets, DX11), DOOM (Ultra Presets, Vulkan), dan Hitman (Ultra Presets, DX11). MSI Radeon™ RX 580 (8GB) mencetak skor secara berurutan 69.4, 80.7, 76.4, 77.5, dan 64.6 FPS. Radeon™ R9 380X mencetak skor secara berurutan 46.4, 47.5, 47.1, 52.2, dan 44.4. ASUS STRIX GTX 970 menggunakan driver 378.92 mencetak skor secara berurutan 50.3, 73.6, 59.8, 57.5, dan 43.5 FPS. Semua skor adalah rata-rata FPS dan dirata-ratakan dari 3 kali percobaan menggunakan setting sama. Performa bisa berbeda jika menggunakan driver terbaru.

6) Pengujian dilakukan oleh Lab Performa AMD 9 Maret 2017 menggunakan Intel Core i7 6700K (@3.0GHz), 16GB DDR4-2666 MHz memory, AMD driver 17.1.2 dan Windows 10 (64 bit). Perbedaan konfigurasi PC bisa menyebabkan hasil yang berbeda. Game berikut ini diuji dalam sistem VR menggunakan HTC Vive: Super Hot, Arizona Sunshine (High Textures, HDR On, LOD Quality=1, Render Scale=1, High Shadow Resolution, Cascades=2, Shadow Distance =100) and Serious Sam: The Last Hope (Medium GPU Speed). Radeon™ RX 580 (8GB) mencetak skor rata-rata frame time secara berurutan 7.10ms (kurang lebih 140 FPS), 9.21ms (kurang lebih 109 FPS), dan 7.71ms (kurang lebih 130 FPS). Radeon™ R9 380 (4GB) mencetak skor rata-rata frame time secara berurutan 10.92ms (kira-kira 92 FPS), 13.83ms (kira-kira 72 FPS), 12.86ms (kira-kira 78 FPS). Seluruh hasil merupakan rata-rata dari 3 kali percobaan dengan setting sama. Performa bisa berbeda jika menggunakan driver terbaru.

7) Pengujian dilakukan oleh Lab Performa AMD 11 April 2017 menggunakan Intel Core i7 5960X (@3.0GHz), 16GB DDR4-2666 MHz memory, AMD Display Driver 17.10 dan Windows 10 (64 bit). Perbedaan konfigurasi PC bisa menyebabkan hasil yang berbeda. Game berikut ini diujikan pada 1080p: DOOM (Ultra Presets, Vulkan), Resident Evil 7 (Ultra Presets, DX11), Battlefield 1 (Ultra Presets, DX12), Call of Duty: Infinite Warfare (High Quality, DX11) dan Sniper Elite 4 (High Presets, DX12). Radeon™ RX 570 (4GB) mencetak skor secara berurutan 92.4, 102.9, 79.5, 81.6, dan 68.5 FPS. Radeon™ R7 370 (4GB) mencetak skor secara berurutan 39.9, 37.6, 42.4, 37.5, dan 28.4. EVGA GTX 960 menggunakan driver 378.92 mencetak skor secara berurutan 58.8, 68.0, 49.0, 53.8, dan 42.0 FPS. Semua skor adalah rata-rata FPS dan dirata-ratakan dari 3 kali percobaan menggunakan setting sama. Performa bisa berbeda jika menggunakan driver terbaru.

8) Pengujian dilakukan oleh Lab Performa AMD 11 April 2017 menggunakan Intel Core i7 6700K (@4.0GHz), 2x4GB DDR4-2666 MHz memory, AMD Web Driver 17.1.1 dan Windows 10 (64 bit). Perbedaan konfigurasi PC bisa menyebabkan hasil yang berbeda. Game berikut ini diujikan pada 1080p: Civilization VI (Medium Presets, DX 12), DOOM (Medium Presets, Vulkan), Battlefield 1 (Medium Quality, DX12), Hitman (Medium Presets, DX 12) & Overwatch (High Settings, DX11). Radeon™ RX 560 (4GB) mencetak skor secara berurutan 67.9, 67.0, 68.8, 67.6, dan 110.5 FPS. Radeon™ R7 360 (4GB) mencetak skor secara berurutan 43.5, 35.3, 32.1, 46.2, dan 74.1. EVGA GTX 750Ti menggunakan driver 378.92 mencetak skor secara berurutan 36.9, 33.2, 46.4, 43.0, dan 78.8 FPS. Semua skor adalah rata-rata FPS dan dirata-ratakan dari 3 kali percobaan menggunakan setting sama. Performa bisa berbeda jika menggunakan driver terbaru.

9) Test berdasarkan Frame Time sering menjadi rujukan berapa frame yang dihasilkan dalam waktu sepersekian detik, semakin besar hasilnya semakin mulus game yang dijalankan.

10) Pengujian dilakukan oleh Lab Performa AMD 7 Maret 2017 menggunakan Intel Core i7 6700K (@4.0GHz), 2x4GB DDR4-2666 MHz memory, AMD Web Driver 17.1.1 dan Windows 10 (64 bit).  Perbedaan konfigurasi PC bisa menyebabkan hasil yang berbeda. Ketika game berikut ini diujikan, Radeon™ RX 560 (4GB) mampu menghasilkan 99.0% frame kurang dari 16.7 milidetik: di game League of Legends (High Preset, DX 9) 99% frame selesai dikerjakan dalam 4.5 milidetik, pada Counter Strike: Global Offensive (Ultra Preset, DX9) 99% frame berhasil dirender dalam waktu 7.0 milidetik, pada Overwatch (High Preset, DX11) 99% frame berhasil dirender dalam waktu 12.8 milidetik, pada DoTA 2 (Best Looking Preset, DX9) 99% frame berhasil dirender dalam waktu 13.2 milidetik. Pada Paragon (High Preset, DX9) 99% frame berhasil dirender dalam waktu 13.2 milidetik, dan pada World of Warcraft: Legion (High Preset, DX9) 99% frame berhasil dirender dalam waktu 16.6 milidetik. Performa bisa berbeda jika menggunakan driver terbaru.

11) Pengujian dilakukan oleh Lab Performa AMD 2 Maret 2017 menggunakan Intel Core i7 6700K (@4.0GHz), 1x8GB DDR4-2666 MHz memory, AMD Web Driver 17.1.1, Intel Display Driver 20.19.15.4590 dan Windows 10 (64 bit). Perbedaan konfigurasi PC bisa menyebabkan hasil yang berbeda. Game berikut ini diujikan pada 1080p: Counter Strike: Global Offensive (Ultra Presets, DX9), DoTA 2 (Best Looking Preset, DX9), Overwatch (Medium Presets,DX 11), Rocket League (High Preset, DX9), World of Warships (High Presets, DX9). Radeon™ RX 550 (2GB) mencetak skor secara berurutan 96.5, 84.2, 98.0, 81.5, dan 71.2 FPS. Radeon™ R7 250 (4GB) mencetak skor secara berurutan 59.0, 46.4, 44.4, 56.1, dan 43.3. Intel HD 530 IGP mencetak skor secara berurutan 23.8, 23, 18.4, 18.5, dan 24.7 FPS. Semua skor adalah rata-rata FPS dan dirata-ratakan dari 3 kali percobaan menggunakan setting sama. Performa bisa berbeda jika menggunakan driver terbaru.

12) Pengujian dilakukan oleh Lab Performa AMD 14 Maret 2017 menggunakan Intel Core i7 6700K (@4.0GHz), 1x4GB DDR4-2666 MHz memory, AMD Web Driver 17.1.1, Intel Display Driver 20.19.15.4590 dan Windows 10 (64 bit). Perbedaan konfigurasi PC bisa menyebabkan hasil yang berbeda. Ketika menggunakan Adobe Premiere Pro (2017) digunakan sebuah video mp4 1080p 30 detik yang di flip secara vertikal, menerapkan lens distortion, dan di blur menggunakan Gaussian Blur Tool dengan factor 1 pix. Merender video menggunakan CPU memakan waktu 202.2 detik (tanpa menggunakan akselerasi GPU). Radeon™ RX 550 (2GB), Radeon™ R7 250 dan Intel HD 530 IGP merender klip video dalam 10.4, 15.9, 52.4 detik secara berurutan dengan akselerasi Grafik ON dan OpenCL diaktifkan. Semua hasil merupakan rata-rata dari 3x pengujian. Performa bisa berbeda jika menggunakan driver terbaru.

Pengujian dilakukan oleh Lab Performa AMD 14 Maret 2017 menggunakan Intel Core i7 6700K (@4.0GHz), 1x4GB DDR4-2666 MHz memory, AMD Web Driver 17.1.1, Intel Display Driver 20.19.15.4539 dan Windows 10 (64 bit).  Perbedaan konfigurasi PC bisa menyebabkan hasil yang berbeda. Ketika menggunakan Adobe Photoshop (2017) digunakan sebuah gambar 4K (300dpi) yang kemudian diputar 180 derajat, di crystalized dengan faktor 10, di blur menggunakan Gaussian Blur Tool dengan factor 1 pix. Ditajamkan dengan Smart Sharpen Tool dan di rotasi lagi 180 derajat. Merender gambar menggunakan CPU memakan waktu 87 detik (tanpa menggunakan akselerasi GPU). Radeon™ RX 550 (2GB), Radeon™ R7 250 dan Intel HD 530 IGP merender gambar dalam 18.7, 23.7, 39.6 detik secara berurutan dengan akselerasi Grafik ON dan OpenCL diaktifkan. Semua hasil merupakan rata-rata dari 3x pengujian. Performa bisa berbeda jika menggunakan driver terbaru.

13) Pengujian dilakukan oleh Lab Performa AMD 1 Maret 2017 menggunakan Intel Core i7 6700K (@4.0GHz), 2x4GB DDR4-2666 MHz memory, AMD web driver 17.1.1 dan Windows 10 (64 bit). Perbedaan konfigurasi PC bisa menyebabkan hasil yang berbeda. Ketika menjalankan game Counter Strike: Global Offensive di 1080p menggunakan Medium Preset (8xMSAA, 4xAF), Radeon™ RX 550 (2GB) dengan Radeon Chill dinonaktifkan menghasilkan rata-rata 178.0 FPS, 8.2 milidetik latensi input, 29.3W pemakaian daya GPU, dengan temperatur GPU 73.3 derajat Celcius. Radeon™ RX 550 (2GB) dengan Radeon Chill diaktifkan mendapatkan hasil rata-rata 83.1 FPS, 4.8 milidetik latensi input, 18.5W pemakaian daya GPU, dan temperature GPU 58.3 derajat Celcius. Semua hasil merupakan hasil rata-rata dari tiga kali pengujian. Performa bisa berbeda jika menggunakan driver terbaru.

2 comments

    • Admin
      Author Reply

      Hi, persediaan tergantung dari masing-masing toko dan memang saat ini kebanyakan toko sedang out of stock. Persediaan sedang diupayakan kembali dan mohon menunggu, silahkan kunjungi toko komputer terdekat di kotamu.

Leave a Reply