PC

Takut Prosesor Panas? Bandingkan TDP-nya

Ada banyak anggapan bahwa prosesor merek atau model tertentu pasti panas padahal belum tentu stigma ini benar adanya. Adakah cara yang lebih objektif untuk mengetahui seberapa panas yang kemungkinan timbul dari pemakaian sebuah prosesor?

PC

PC

TDP adalah jawabannya karena TDP ini selalu terpasang di spesifikasi setiap prosesor. Apa itu TDP? TDP adalah singkatan dari Thermal Design Power yang menurut Wikipedia diterjemahkan sebagai jumlah daya maksimum untuk pendingin di dalam sebuah komputer untuk berdisipasi (mentransfer/menyalurkan panas). TDP juga bisa berarti daya maksimum yang dipakai ketika menjalankan aplikasi sesungguhnya untuk memastikan computer bisa menjalankan aplikasi esensial tanpa melampaui batas panasnya.

Secara umum menurut situs compare-processors.com, semakin tinggi rating TDP, processor akan menghasilkan panas lebih daripada yang memiliki rating TDP lebih rendah. TDP biasanya juga terspesifikasi dalam keluarga prosesor, model low-end biasanya menggunakan daya lebih rendah dibandingkan yang high-end mengingat daya komputasi yang dihasilkan juga berbeda. Rating TDP ini digunakan oleh teknisi mekanis untuk mendesain heat sink, mekanik, dan sistem pendingin di dalam desain notebook atau desktop.

Membandingkan dua merek atau dua model prosesor untuk menentukan tingkat panas yang dihasilkan sekarang bisa lebih objektif dengan membandingkan rating TDP dari masing-masing. Dalam satu kelas keluarga yang setara, TDP umumnya akan sama. Contoh APU (Accelerated Processing Unit) AMD untuk desktop A4-3300 dengan A4-3400 memiliki TDP yang sama dalam satu kelasnya yaitu 65 Watt. Akan sangat berbeda jika dibandingkan dengan AMD APU untuk seri laptop A4-3300M yang memiliki rating TDP 35 Watt. Jika dibandingkan dengan prosesor merek lain yang sejenis dalam kategori prosesor yang setara, rating ini akan sama.

AMD Trinity

AMD Trinity

Skenario penggunaan AMD APU yang menggabungkan ‘otak’ grafis GPU dan ‘otak’ utama CPU dalam satu keping juga mampu memberikan penghematan daya yang lebih mengingat tidak lagi dibutuhkan kartu grafis GPU tambahan dan terpisah yang juga menghasilkan panas dan membutuhkan heat sink dan kipas. Artinya keseluruhan sistem bisa relatif lebih dingin.

Pengenalan generasi kedua APU AMD dengan kode “Trinity” bahkan memberikan standar baru untuk mobilitas, hiburan dan pengalaman game dengan melipatgandakan kinerja per watt – kenaikan performa CPU hingga 29% dengan kemampuan grafis Radeon seri HD 7000 hingga 56% dan tetap menyajikan batere yang lebih hemat hingga 12 jam. TDP yang disajikan pun bisa serendah hingga 17-watt.

Di ekosistem Indonesia, “Trinity” ini akan hadir segera dalam banyak form factor dari berbagai merek, salah satunya adalah Ultrathin yang akan memberikan pilihan premium dengan harga terjangkau bagi mereka yang mencari laptop dengan batere tahan lama, performa grafis superior, dan produktivitas tinggi dan tentunya lebih dingin dengan TDP rendah.

6 comments

    • Admin
      Author Reply

      Untuk sekarang bisa coba yang pakai APU A8 atau A9 seperti HP 14-AN002AX, atau Lenovo IdeaPad 110 yang pakai grafis dedicated R5 M430 🙂

Tinggalkan Balasan