AMD Donasikan Perangkat Teknologi Untuk Meningkatkan Kinerja Sekolah di Sulawesi Tengah

—Peningkatan kinerja sekolah akan memberikan manfaat bagi hampir 1.000 anak didik—

 

Jakarta, 20 Mei 2019 —AMD (NASDAQ: AMD) hari ini mengumumkan program donasi untuk membantu tujuh sekolah di Sulawesi Tengah yaitu di wilayah Palu, Sigi dan Donggala. Termasuk di dalam program donasi tersebut adalah pemberian perangkat komputer dan program pelatihan bagi para guru dan tenaga admin sekolah untuk meningkatkan kinerja dalam menyelenggarakan pendidikan selama masa pemulihan bencana. Program donasi pertama yang dilakukan di Indonesia ini merupakan bagian dari program #AMDCare dan dalam rangka 50 tahun kiprah AMD di dunia teknologi.

Adapun sekolah yang menerima bantuan adalah SD Muhammadiyah 3 Palu, MIS Darul Iman, dan SD Al-Khairat Mamboro yang berlokasi di Palu. Tiga sekolah lainnya yang berlokasi di Sigi adalah MIS Al-Khairat Biromaru, SD Al-Khairat Kota Pulu, dan MIS Al-Khairat Bangga dan satu sekolah di Donggala yaitu SDN 1 Tanantovea.Total anak didik yang dilayani di tujuh sekolah tersebut mencapai hampir  1,000 anak.

Dalam penyelenggaraannya, AMD berkolaborasi bersama Wahana Visi  Indonesia, organisasi kemanusiaan yang berfokus membantu anak-anak dan turut melakukan respon tanggap di Sulawesi Tengah. AMD juga memberikan perangkat komputer bagi  Disaster Recovery Center dibawah naungan Wahana Visi Indonesia untuk meningkatkan pelayanan tim kepada masyarakat yang terkena bencana.

“Kami memahami masa-masa sulit bagi masyarakat di Palu, Donggala dan Sigi sejak terjadinya gempa bumi dan tsunami tahun 2018 lalu. Untuk itu kami ingin memberikan kontribusi yang dapat membantu sekolah sebagai pihak penyelenggara pendidikan di sini agar dapat meningkatkan produktifitas dan memberikan pelayanan terbaik bagi para anak didik,” Kata Ryan Sim, Director, Sales and Marketing –AMD ASEAN.

Bencana gempa bumi dan Tsunami yang menimpa wilayah Sulawesi Tengah bulan September 2018 lalu telah memakan korban 2,5juta jiwa. Sebanyak 839 desa terkena imbas dan sekitar 2,700 gedung sekolah rusak.

“Kehadiran AMD, sebagai perusahaan mitra WVI, merupakan wujud komitmen bersama mendukung literasi teknologi dan kegiatan belajar mengajar bagi sekolah yang terdampak bencana di Sulawesi Tengah.  Memiliki visi yang sama dalam mentransformasi hidup masyarakat, kerjasama ini bukan hanya akan berdampak positif bagi peserta didik tetapi juga mengkapasitasi tenaga pendidik dalam memberikan materi ajar. Terdapat lebih dari 500 siswa dan 14 guru yang akan mendapatkan manfaat dari program ini. Kami berterimakasih kepada AMD dan berharap melalui kerjasama ini akan semakin banyak pihak yang peduli dan semangat dalam mewujudkan transformasi kemajuan pendidikan anak-anak khususnya di Sulawesi Tengah,” jelas Doseba T. Sinay, CEO dan Direktur Nasional Wahana Visi Indonesia.

Perangkat komputer yang diberikan, ditenagai prosesor AMD Athlon 200 GE yang efisien dan hemat daya, namun dapat memberikan performa untuk produktivitas dan tampilan visual yang sangat memadai untuk kebutuhan sekolah. Komponen pendukung lainnya menggunakan motherboard A320, memory 8 GB Dual Channel, SSD 256 GB, dan monitor HDMI 20 inci.

Wahana Visi Indonesia sebagai lembaga pendamping akan menyelenggarakan program pelatihan bagi guru dan tenaga admin sekolah yang ditunjuk pihak sekolah dan melakukan monitoring. Hal ini untuk menjaga agar perangkat yang diberikan dapat dipergunakan secara maksimal dan berkelanjutan.

 

Sekilas Mengenai Wahana Visi Indonesia (WVI) – CENTRE

Wahana Visi Indonesia (WVI) adalah yayasan sosial kemanusiaan yang bekerja untuk kesejahteraan anak. WVI selalu berupaya membuat perubahan berkesinambungan pada kehidupan anak, keluarga dan masyarakat yang hidup dalam kemiskinan. WVI mendedikasikan diri untuk bekerjasama dengan masyarakat paling rentan tanpa membedakan agama, ras, etnis dan gender. WVI sebagai organisasi kemanusiaan fokus anak turut melakukan respon tanggap bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah dengan melakukan distribusi pangan dan perlengkapan non-pangan, intervensi dukungan kesehatan, pembentukan sekolah semi permanen, dukungan psikososial bagi anak-anak, penyediaan air dan sanitasi bersih, dan lain sebagainya.  Sebelum kegiatan respons ini, WVI telah menjalankan program pengembangan masyarakat fokus anak sejak tahun 2009, dan program itu terus berlanjut hingga saat ini.  Wilayah kerja program pengembangan masyarakat WVI di Sulawesi Tengah saat ini adalah di Kabupaten Sigi, Kota Palu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Parigi Moutong dan Kabupaten Tojo Una-Una.

Tinggalkan Balasan