Ini Fitur WAH DirectX® 12 Untuk Dongkrak Performa Prosessor AMD & Grafis Radeon™

Siapa yang tidak mengenal DirectX® 12 yang akhir-akhir ini menjadi buah bibir media di seluruh dunia? DirectX® 12 keluaran Microsoft yang diluncurkan bersamaan dengan Windows 10 pada 29 Juli 2015 lalu merupakan Application Programming Interface (API) generasi terbaru untuk pengembangan multimedia dan aplikasi video, salah satu contohnya adalah game programming. Berbeda dengan pendahulunya, DirectX® 12 ini memiliki keunggulan utama yang sangat membantu pengembang untuk menciptakan game berkualitas tinggi namun tetap responsif. Bagaimana caranya? Ya, DirectX® 12 memungkinkan low-level programming untuk akses langsung ke Central Processing Unit (CPU) dan Graphics Processing Unit (GPU) yang dibutuhkan dan membuat mereka bekerja dengan lebih efisien!

DirectX12Salah satu kendala yang cukup mengganggu pada era pra-DirectX® 12 adalah tidak termanfaatkannya core CPU dengan maksimal saat melaksanakan command buffers. Command Buffers merupakan sekumpulan pekerjaan yang harus diorganisasikan oleh CPU untuk kemudian dikirim ke kartu grafis atau GPU untuk diproses sebelum ditampilkan ke pengguna. Bayangkan jika dari sekian banyak core yang dimiliki prosessor, hanya satu core CPU saja yang dapat berkomunikasi dengan GPU karena driver API yang tidak mampu memanfaatkan piranti keras secara optimal. Hal ini tentunya membuat proses olah game menjadi terhambat dan tidak semua fitur game bisa berjalan dengan mulus. Oleh karena itulah DirectX® 12 hadir sebagai low-overhead API yang mampu memanfaatkan multi-core CPU lebih baik, membuat pengembang dapat memasukkan lebih banyak detail pada game, meningkatkan FPS, dan menghemat energi yang digunakan piranti keras.

DirectX12Potensi API DirectX® X12 Mampu Memaksimalkan Kerja CPU & GPU Menjadi Lebih Cepat & Efisien

Nah, lalu apa saja fitur API DirectX® 12 generasi terbaru yang bisa Anda nikmati pada perangkat berbasis prosessor AMD dan grafis Radeon™?

DirectX12Fitur Terbaru DirectX® 12 yang Bisa Dinikmati Pada Prosessor AMD dan Grafis Radeon™

DirectX® 12 mampu memberikan banyak fitur baru yang sangat menguntungkan, dimana tiga diantaranya mampu memberikan dongkrak performa signifikan baik bagi CPU AMD maupun Grafis Radeon™ dari AMD. Kami akan membahasnya satu persatu secara lengkap disini mulai dari Multi-Threaded Command Buffers, Async Shaders, hingga Explicit Multiadapter untuk menambah pengetahuan Anda seputar DirectX® 12. Mari kita mulai dengan fitur pertama yang mampu tingkatkan performa prosessor Multi Core seperti AMD APU dan AMD FX berikut ini.

Multi-Threaded Command Buffers

DirectX12Jika dalam beberapa tahun silam Anda pernah bertanya pada teman atau mencari sendiri di internet untuk spesifikasi komputer gaming, tentu masih segar dalam ingatan anda bahwa banyak orang merekomendasikan Anda untuk memakai CPU dual-core saja. Mereka tidak salah, karena sebelum era DirectX® 12, hanya satu core CPU saja yang akan terbebani dengan pekerjaan berat seperti terlihat pada ilustrasi berikut.

DirectX12DirectX®11-High API Overhead: Pembagian Kerja Pada Prosessor Multi-Core tidak Merata, Bahkan Terdapat Core yang Tidak Aktif

Walaupun core CPU yang lainnya dapat ikut mengolah kode pada game, namun tetap pada akhirnya, hanya satu core yang mampu mengerjakan semua tugas hingga tampilan game bisa sampai ke layar monitor. Bahkan ketika gamer menggunakan prosessor 8 core, core ke7 dan core ke-8 tidak mendapatkan jatah kerja sama sekali! Pada masa itu jelas tidak ada alasan kuat untuk membeli CPU dengan core yang banyak dimana dari segi harga terbilang lebih mahal.

Namun, berkat fitur Multi-threaded Command Buffer yang terdapat pada API DirectX® 12, trend membeli CPU gaming dengan core sedikit seharusnya mulai beralih ke penggunaan prosessor Multi-Core mengingat kemampuan API terbaru DirectX® 12 mampu membagi seluruh pekerjaan ke semua core CPU! Logikanya, semakin banyak jumlah core yang dimiliki prosessor Anda, maka akan semakin cepat pekerjaan selesai. Seperti yang bisa Anda lihat pada ilustrasi berikutnya, sekilas memang tidak terlihat perubahan dalam perilaku pemanfaatan CPU pada game dimana core CPU ke-1 masih memegang peran dominan. Namun berkat DirectX® 12 yang mampu membagi tugas kepada semua core CPU, peningkatan kecepatan performa yang didapat sangat signifikan!

DirectX12DirectX®12-Low API Overhead: Semua Core CPU Mampu Dimanfaatkan Dengan Baik Sehingga Meningkatkan Performa

 Dengan low-overhead API seperti DirectX® 12 ini, tentunya game dapat menghasilkan frame per second lebih tinggi. Pengembang game pun dapat membuat efek lebih kaya dengan fitur lebih banyak tanpa harus mengorbankan performa. Hal ini pastinya merupakan kabar gembira baik bagi pengembang maupun gamer yang haus akan kualitas.

DirectX12DirectX® 12 hadir membantu pengembang menciptakan game yang kaya fitur dan detail tanpa korbankan performa!

Sebagai contoh untuk membuat Anda lebih paham mengenai cara kerja fitur Multi-Thread Command Buffers, mari kita simak ilustrasi pengujian game keluaran Microsoft “Fable Legends” yang dapat menggunakan API DirectX® 11 maupun DirectX® 12.

DirectX12Perbedaan Performa Mencolok Antara Kinerja Prosessor Multi-Core FX-8370 saat menjalankan game Fable Legends menggunakan DirectX® 11 dan DirectX® 12

Menggunakan prosessor Multi-Core AMD FX-8370 yang memiliki hingga 8 core, saat game memanfaatkan API DirectX® 11 kinerja terasa lamban dan tidak efisien. Hal ini ternyata diakibatkan oleh pemanfaatan core yang terbagi secara tidak proporsional dimana hanya tiga buah core CPU saja yang aktif bekerja sedangkan sisa lima core lain terlihat idle. Tak heran jika prosessor multi-core menjadi sia-sia karena tidak semua core mampu dimanfaatkan oleh API DirectX® 11 untuk menjalankan perintah. Namun apa yang terjadi saat game memanfaatkan API DirectX® 12? Pemanfaatan core pada CPU ternyata jauh lebih merata ke seluruh 8 core CPU! Anda bisa melihat tampilan task manager pada gambar di atas dimana keseluruhan core terlihat bekerja menyelesaikan tugas dengan proporsi seimbang. Hal ini tentunya mampu meningkatkan kinerja keseluruhan saat menjalankan game.

Tidak hanya pengguna prosessor AMD FX saja yang diuntungkan dengan adanya API terbaru ini karena DirectX® 12 juga terbukti mampu meningkatkan kemampuan AMD APU. Contoh dari pengujian yang telah dilakukan AMD, DirectX® 12 mampu meningkatkan kemampuan AMD APU A10-7850K dalam menghasilkan detail gambar hingga 6x lipat lebih banyak dibanding saat menggunakan DirectX® 11. Hebatnya lagi, peningkatan performa tidak menimbulkan penambahan berarti dalam penggunaan daya sehingga bisa disimpulkan pengguna APU akan mendapat keuntungan lebih dari 511% performance per watt saat menggunakan DirectX® 12.

DirectX12Detail Gambar yang Bisa Dihasilkan AMD APU A10-7850K Meningkat Hingga 6x Lipat Setelah Beralih ke DirectX® 12

Tak hanya itu Anda juga bisa melihat keunggulan performa AMD APU jika dibandingkan dengan produk kompetitor dimana seperti pada pengujian berikut AMD APU A10-7850K mampu menghasilkan detail gambar hingga lebih dari 3 juta polygons per detik sedangkan pada tingkat frame rate yang sama produk kompetitor hanya mampu menghasilkan lebih dari 1 juta polygons per detik. Hal ini tentunya membuktikan bahwa AMD APU juga merupakan salah satu pilihan prosessor yang tepat untuk aplikasi dan gaming masa depan yang memanfaatkan DirectX® 12.

DirectX12AMD APU A10-7850K Terbukti Lebih Unggul dibanding Kompetitor Saat Gunakan DirectX® 12

Asynchronous Shaders

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 90

Tak hanya memberikan peningkatan pada prosessor multi-core seperti AMD FX dan juga AMD APU, API DirectX® 12 juga memberikan peningkatan performa pada kartu grafis AMD Radeon™ dengan fitur Asynchronous Shaders dimana sudah bisa dinikmati pada seluruh grafis Radeon™ berarsitektur Graphics Core Next (GCN).Teknologi Asynchronous Shaders ini berfungsi untuk membagi tugas-tugas olah grafis pada GPU yang biasanya hanya bisa dilakukan secara serial atau berurutan menjadi pekerjaan pararel yang bisa diselesaikan dalam waktu bersamaan oleh berbagai bagian kartu grafis sehingga pekerjaan mampu diselesaikan dengan lebih cepat dan efisien.

DirectX12Keuntungan Fitur DirectX® 12 Asynchronous Shaders pada peningkatan kinerja Kartu Grafis

Kegunaan Asynchronous shaders bisa dilihat pada Virtual Reality (VR) yang membutuhkan respons sangat tinggi dari kartu grafis untuk mampu menghasilkan banyak gambar berkualitas sekaligus dalam waktu sangat cepat! Keterlambatan pengolahan gambar pada VR dapat menyebabkan pengguna mengalami gejala pusing dan mual yang tentunya mengurangi pengalaman positif dalam menikmati VR. Hal inilah yang mungkin akan terjadi jika perangkat grafis Radeon™ Anda masih berkutat menggunakan DirectX® 11, dimana kartu grafis masih menggunakan metode Synchronous Shading yang kurang efisien.

DirectX12Synchronous Shading: Pengerjaan Olah Grafis dikerjakan secara Serial pada penggunaan API DirectX® 11

Shaders pada sebuah kartu grafis merupakan bagian yang bertugas untuk mengolah gambar, menambahkan efek spesial melalui post-processing, hingga mengkalkulasi game physics. Pada kartu grafis Radeon™ berbasis GCN namun masih menggunakan DirectX® 11, tugas-tugas pengolahan gambar, penambahan efek, dan mengkalkulasi game physics tersebut biasanya dikirim secara berurutan kepada kartu grafis sehingga penyelesaian pun memakan waktu lebih lama karena pekerjaan berikutnya harus menunggu pekerjaan sebelumnya yang sedang diselesaikan. Padahal banyak bagian kartu grafis yang sedang tidak aktif saat itu namun sayang DirectX® 11 tidak dapat memanfaatkannya untuk mempercepat penyelesaian tugas.

DirectX12Perumpamaan Pengaturan Pekerjaan pada GPU saat menggunakan Metode Synchronous Shading

Selain itu terdapat masalah pengaturan prioritas tugas pada GPU saat menggunakan metode Synchronous Shading. Saat menggunakan prosessor multi-core tentunya sumber perintah yang akan masuk ke dalam GPU tidak hanya berasal dari 1 core saja tapi juga dari core lain yang aktif. Dalam satu waktu, jika perintah dari satu core yang masuk dianggap sebagai kendaraan yang menunggu pada persimpangan lalu lintas, tentunya hanya kendaraan dengan lampu hijau saja yang bisa masuk ke jalur utama untuk segera dikerjakan oleh GPU. Dengan metode ini, tidak ada priotisasi untuk kendaraan atau tugas penting yang harus segera dikerjakan, mengingat semua kendaraan atau perintah harus menunggu giliran sesuai urutan. Inilah kelemahan dari DirectX® 11 yang tidak mampu mengatur prioritas pengerjaan tugas.


DirectX12
Perumpamaan Pengaturan Pekerjaan pada GPU saat menggunakan Metode Asynchronous Shading yang Lebih Efisien

Oleh karena itu fitur Asynchronous Shaders pada masa DirectX® 12 hadir untuk mempermudah pengaturan prioritas pengerjaan tugas dari CPU agar menjadi lebih efisien. Pada Asynchronous Shaders jalur lintasan bisa diumpamakan seperti jalan tol bebas hambatan, dimana kendaraan dari jalur atau core berbeda tidak perlu menunggu satu sama lain untuk memasuki jalur utama. Ini artinya semua tugas dari CPU core berbeda bisa langsung ditangani oleh GPU tanpa harus menunggu sesuai urutan sehingga menjadi lebih cepat selesai! Ini semua hanya bisa Anda nikmati pada kartu grafis Radeon™ yang sudah mendukung penuh fitur Asynchronous Shaders dari DirectX® 12 berkat arsitektur Graphic Core Next (GCN) yang dimilikinya, karena pada setiap kartu grafis Radeon™ memiliki banyak Asynchronous Compute Engines (ACE) yang mampu mengerjakan tugas komputasi dan grafik berbeda dalam waktu bersamaan.

DirectX12Asynchronous Shading: Gambaran Pengerjaan Berbagai Tugas Olah Grafis Secara Paralel pada penggunaan API DirectX® 12

DirectX12Grafis Radeon™: satu-satunya Grafis yang mendukung penuh fitur Asynchronous Shaders dari DirectX® X12. Arsitektur GCN memungkinkan lebih dari satu Asynchronous Compute Engines (ACE) untuk memproses banyak tugas dalam waktu bersamaan tanpa mementingkan urutan.

Untuk membuktikan bahwa Asynchronous Shaders ini mampu memberi peningkatan pesat pada performa grafis AMD Radeon™ milikmu, Anda bisa melihat pengujian oleh PC Perspective yang menggunakan kartu grafis Radeon™ R9 390X berbasis arsitektur GCN dengan prosessor AMD FX-8370 8-core dalam menjalankan game Ashes of Singularity. Ashes of Singularity merupakan game Real Time Strategy (RTS) yang menggunakan fitur Asynchronous Shaders API DirectX® 12 sebagai fitur utama untuk dapat menampilkan ribuan objek, efek grafis spesial dan pencahayaan dalam waktu bersamaan saat menjalankan game ini.

DirectX12Seperti yang Anda lihat pada hasil pengujian di atas, Radeon™ R9 390X berbasis GCN mampu menghadirkan peningkatan performa sangat tinggi hampir 2x lipat (sebanyak 12-15 FPS) dibandingkan saat menggunakan API DirectX® 11. Sedangkan grafis kompetitor yang tidak menggunakan arsitektur GCN justru hanya mengalami peningkatan sekitar 6 FPS saja saat beralih menggunakan DirectX® 12. Tidak ada trik spesial tersembunyi yang tertanam pada program game Ashes of Singularity ini yang dahulu sempat diisukan eksklusif atau memihak kepada piranti keras tertentu. Peningkatan performa yang dialami oleh grafis Radeon™ murni merupakan hasil kerja API DirectX® 12 yang mampu memanfaatkan fitur Asynchronous Shaders dengan optimal.

Dari pengujian ini bisa disimpulkan, jika Anda menginginkan grafis masa depan yang mampu menjalankan aplikasi dan game berbasis API DirectX® 12, kartu grafis berbasis arsitektur GCN seperti AMD Radeon™ HD 7000 series, Radeon™ R7 & R9 200 series, Radeon™ R7 & R9 300 series, hingga Radeon™ Fury Series, merupakan pilihan yang terbaik untuk investasi Anda! Tak hanya itu, dengan grafis AMD Radeon™ berbasis GCN Anda juga bisa menikmati fitur tambahan yang tak kalah menarik seperti TressFX yang membuat tampilan rambut atau bulu menjadi lebih realistis. Deus EX: Mankind Divided merupakan salah satu game yang akan diluncurkan dengan dukungan DirectX® 12 dan fitur TressFX 3.0.

DirectX12Dengan Grafis Radeon™ berbasis GCN yang dukung fitur Asynchronous Shaders DirectX® 12, Game Ashes of Singularity dengan Ribuan Efek Kompleks dan Objek Bergerak dalam Waktu Bersamaan Mampu dijalankan dengan sangat optimal!

 DirectX12Segera Meluncur: Game Deus Ex: Mankind Divided dengan dukungan DirectX® 12 & Fitur TressFX Hair 3.0 yang Sangat Kompatibel dengan Grafis AMD Radeon™ berbasis GCN

Explicit Multiadapter

DirectX12Fitur ketiga dan mungkin yang paling menarik di antara fitur lain yang telah dibahas adalah Explicit Multi-Adapter. Fitur yang mampu menyatukan dua atau lebih GPU secara native ini baru ada sejak meluncurnya DirectX® 12 dan tidak terdapat pada versi DirectX® sebelumnya. DirectX® 12 mengizinkan para pengembang game untuk mengendalikan SEPENUHNYA pemanfaatan dua atau lebih GPU yang ada didalam PC, misalnya dalam pembagian tugas untuk me-render gambar di layar dan tugas mengkalkulasi game physics sesuai kebutuhan untuk meningkatkan performa gaming.

DirectX12Explicit Multi Adapter: Memungkinkan Pengguna Menggabungkan Penggunaan Dua GPU atau lebih TANPA BATASAN dengan bantuan DirectX® 12 Untuk Meningkatkan Performa

Berbeda dengan teknologi AMD Dual Graphics atau AMD Crossfire yang sudah terlebih dahulu kita kenal sampai saat ini, Explicit Multi-Adapter dapat menggabungkan kemampuan dua GPU tanpa perlu persyaratan apapun seperti misalnya harus menggunakan kartu grafis seri tertentu atau harus menggunakan jenis atau seri GPU yang sama. Pada Explicit Multi-Adapter penggabungan kerja dua GPU akan dilakukan dengan bantuan DirectX® 12, sehingga Anda bebas menggunakan kombinasi AMD APU dengan kartu grafis Radeon™ manapun untuk menikmati Dual Graphic dan bebas melakukan crossfire menggunakan kombinasi kartu grafis Radeon™ yang Anda inginkan. Intinya, selama perangkat grafis yang dikombinasikan mendukung penggunaan DirectX® 12, Explicit Multi-Adapter akan berjalan tanpa hambatan.

Lalu bagaimana sebenarnya cara kerja Explicit Multi-Adapter dengan menggunakan bantuan API terbaru ini?

DirectX12Split-Frame Rendering: Rahasia Keunggulan Crossfire dan Dual Graphic Menggunakan Fitur Explicit Multi-Adapter dengan DirectX® 12

Cara kerja fitur Explicit Multi-Adapter dengan bantuan DirectX® 12 ini adalah dengan menggunakan metode baru pemanfaatan multi-GPU yang dinamakan dengan teknik Split Frame Rendering (SFR). Split Frame Rendering bekerja dengan membagi satu gambar yang akan dihasilkan pada layar monitor menjadi potongan terpisah atau tile yang masing-masing akan ditangani oleh GPU yang berbeda secara parallel untuk kemudian digabungkan bersamaan saat ditampilkan ke monitor. Keuntungan teknik ini dibanding dengan teknologi sebelumnya yang menggunakan Alternate Frame Rendering pada DirectX® 11 adalah mampu mempercepat penyelesaian sebuah frame dan membuat permainan menjadi lebih responsive karena masing-masing GPU tidak perlu bergantian membuat salinan satu frame gambar utuh yang sama dimana harus melalui antrian untuk bisa ditampilkan. Teknik Alternate Frame Rendering (AFR) dalam konfigurasi multi-GPU memang terlihat bisa meningkatkan jumlah Frame Per Second (FPS) yang didapat, tapi apa gunanya jika hanya mengurangi responsivitas saat bermain game?

DirectX12Explicit Multi Adapter Memungkinkan Penggunaan Seluruh Memori dari GPU yang Digabungkan Saat Croosfire!

Tak hanya mempersingkat waktu render dengan Split-Frame Rendering, fitur Explicit Multi Adapter DirectX® 12 juga mengizinkan pengembang untuk bebas mengontrol alokasi memory pools dari masing-masing GPU yang digabungkan sesuai kebutuhan. Hal ini tentunya memungkinkan seluruh memori yang tersedia untuk dipakai memaksimalkan performa gaming. Sebagai ilustrasi jika kita melakukan crossfire dua GPU berkapasitas VRAM 4 GB, pada era DirectX® 11 pengembang hanya dapat menggunakan 4GB VRAM bergantian antara GPU 1 dengan GPU 2 karena teknik Alternate Frame Rendering (AFR) yang membatasi pembagian kerja antar GPU. Namun pada era DirectX® 12 pengembang dapat menggunakan hingga keseluruhan 8GB memori yang memungkinkan kombinasi multi-GPU yang jauh lebih powerful!

DirectX12Bagaimana dengan fitur Dual Graphic antara AMD APU dengan kartu grafis Radeon™? Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, selama APU dan grafis Radeon™ yang digunakan sudah mendukung penggunaan DirectX® 12, fitur Explicit Multi-Adapter juga bisa Anda nikmati. DirectX® 12 akan membagi tugas antara kartu grafis Radeon™ diskrit dengan GPU core yang berada pada APU, dimana GPU core pada AMD APU akan digunakan untuk membantu tugas olah grafis yang lebih ringan sedangkan tugas olah grafis yang terbilang berat akan diserahkan langsung kepada GPU diskrit. Keduanya akan menangani tugas bersama-sama secara parallel yang kemudian menghasilkan gabungan performa yang menguntungkan. Dengan fitur ini tentunya Anda tidak perlu khawatir lagi mengenai GPU core pada APU yang akan mubazir jika dipasangkan dengan grafis diskrit Radeon™ selain seri yang mendukung Dual Graphic.

DirectX12Gaming Menjadi Lebih Sederhana, Efisien dan Cepat Dengan Perangkat AMD yang DirectX® 12-Ready!

Dari pembahasan di atas, sudah bisa dipastikan bahwa prosessor multi-core dari AMD dan kartu grafis Radeon™ berarsitektur GCN mulai dari seri yang paling terjangkau, mainstream, hingga enthusiast sekalipun sudah terbukti tangguh dan siap menjalankan aplikasi dan game masa depan berbasis API terbaru DirectX® 12. Jika Anda merupakan salah satu pengguna yang tidak ingin ketinggalan teknologi terbaru dan ingin mendapatkan pengalaman performa yang optimal pada sistem operasi berbasis Windows 10, menggunakan produk AMD merupakan pilihan yang sangat tepat! Anda bisa mengetahui daftar lengkap kartu grafis AMD Radeon™ dan APU yang mendukung API terbaru DirectX® 12 di sini.

Jadi sudah siap menyambut revolusi gaming bersama AMD dan DirectX® 12?

 

Catatan:

-Pengujian Fable Legends & DirectX® 12: 8-core scaling menggunakan AMD FX-8370, AMD Radeon™ R9 290X, Gigabyte 990FXA-UD5, 8GB DDR3-1866, Windows® 10 Technical Preview 2 (Build 10041), AMD Catalyst™ driver 15.20.1012. DirectX® 11 multi-threaded vs. DirectX® 12 multi-threaded.

-3DMark® API Overhead Feature Test menggunakan AMD A10-7850K, Asus A88X-Pro, 8GB DDR3-1866, Windows® 10 Technical Preview 2 (Build 10041), AMD Catalyst™ driver 15.20.1012. DirectX® 11 multi-threaded vs. DirectX® 12 multi-threaded. 1920×1080 resolution.

– DirectX® 12 SoC Performance Leadership 3DMark® API Overhead Feature Test menggunakan (AMD A10-7850K/Asus A88X-Pro/16GB DDR3-2133) vs. (i5-4460/Gigabyte Z97X-UD3H/8GB DDR3-1600), Windows® 10 Technical Preview 2 (Build 10041), AMD Catalyst™ driver 15.20.1012. Intel driver 10.18.15.4124. DirectX® 12 multi-threaded. 1920×1080 resolution.

24 comments

  1. arip
    Reply

    min, ane mau tanya nih, kenapa ya tiap maen game mortal kombat x grafiknya agak ng-lag ? kbetulan saya pake amd A8 5600K, RAM 8GB, HDD 1TB. Kalo di upgrade, kira2 bagusan mana : ganti processor, atau tambah VGA atau ganti RAM ?
    mohon bantuannya…

    • Admin
      Author Reply

      Kamu main di setting dan resolusi berapa?? coba turunkan aja reso dan settingnya. Kalau mau sih bisa coba tambah VGA R7 360/370 untuk tingkatkan performa

  2. min kalo processor x4 860k digabung vga hd 7730, apakah semua core ( ke empat core) berfungsi penuh untuk API DX12 , juga apakah steam roller dari GCN ikut berfungsi.

    • Admin
      Author Reply

      Hi, berfungsi. GPU HD 7730 menggunakan arsitektur GCN sehingga sudah support DirectX 12. Tapi kalau ingin performa yang lebih bisa menggunakan Radeon R series 😀

  3. Pingback: Review Performa Radeon™ RX 480: Siap Jalankan Game Terkini di Resolusi Tinggi! | SepdaDa

Leave a Reply